ketenangan Didalam yesus

Bacaan : Mazmur 116 : 1-19

          Banyak sekali anak-anak jaman sekarang lebih memilih untuk mencari ketenangan diluar Tuhan, dan hal ini yang akhirnya mengarahkan mereka kepada kehancuran. Iblis selalu menawarkan ketenangan yang sangat instan kepada kalangan anak muda jaman sekarang. Apalagi anak muda selalu diidentikkan dengan hal-hal yang instan dan selalu menginginkan sesuatu dengan cepat tanpa mau menunggu suatu proses. Pergaulan bebas, seks bebas, merokok, alkohol, narkoba, clubbing, dll. Hal-hal ini yang coba iblis tawarkan kepada mereka. Dan pilihan itulah yang akan mereka cari diluar sana ketika mereka mengalami kecemasan/ketakutan dalam hidup mereka, dengan harapan mereka bisa tenang. Hal inilah yang membuat iblis akhirnya menang, karena telah berhasil membuat anak-anak Tuhan jatuh dalam dosa.
         Taukah teman-teman kalau hidup kita ini sangat berharga bagi Tuhan. Bapa selalu menunggu anak-anakNya datang kepadaNYa dengan tangan yang terbuka lebar. Karena hanya Bapa yang bisa memberikan kita kelegaan disaat kita mengalami ketakutan, kecemasan, dll. Hanya Dialah jawaban dari semua permasalahan kita (Matius 11 : 28). Karena tidak ada satupun hal yang tersembunyi di hadapanNya. Semua beban berat yang kita alami saat ini mungkin kita berpikir hanya kita saja yang bisa mengerti masalah kita. Bahkan orang tua kita, teman-teman kita, atau sahabat kita sekalipun sangat terbatas untuk mengerti pikiran dan emosi kita. Tetapi kita sebagai Anak-anak terang kita harus tau kalau kita punya Tuhan yang tidak pernah terbatas dalam hal apapun. Dan kita harus bersyukur karena kita punya Bapa yang akan selalu memberikan kita ketenangan di dalam ketakutan kita, asal kita mau mencari wajahNya. Dan ketenangan itu tidak akan bisa dunia berikan kepada kita dalam bentuk apapun juga.
          Bagaimana cara kita mendapatkan ketenangan dalam Yesus? 
Pertama, harus melakukan pemberesan terlebih dahulu. Pemberesan apa yang dimaksud? 
Hidup di dalam rasa yang tidak tenang, kacau, panik, dan cemas adalah hal yang paling disukai iblis. Sebab orang yang tidak tenang akan mengalami kesulitan dalam hal berdoa dan fokus kepada Tuhan. Itulah sebabnya Rasul Petrus berkata, "karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa."(1 Petrus 4 :7b). Hanya dengan hati yang tenang kita bisa merasakan hadirat Allah saat berdoa. Merendahkan diri dihadapan Bapa dan ceritakan apa yang menjadi masalah kita(layaknya kita sedang bercerita dengan teman/orang tua kita). Itulah pemberesan yang dimaksud.
Kedua, memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Kita akan terbuka dengan sahabat kita karena  kita memiliki hubungan yang dekat. Hal inilah yang akhirnya membuat kita berani untuk menceritakan apapun juga dengan sahabat kita. Mustahil sekali kita akan terbuka dengan orang yang tidak memiliki hubungan yang dekat/akrab dengan kita. Bagaimana kita dapat menjalin hubungan yang dekat dengan Tuhan  padahal kita tidak bisa melihat keberadaan Tuhan? yaitu dengan membangun jam-jam doa kita.  Dimana didalam doa kita membangun komunikasi dengan Bapa kita di Sorga. Didalam doa ada pujian dan penyembahan kita kepada Tuhan. Dan dengan berdoa kita bisa memiliki jarak yang dekat dengan Bapa.
Ketiga, percaya kalau Tuhan yang pegang kendali. Kepercayaan kita kepada Tuhan itu sering kali harus diuji dengan masalah-masalah yang datang dalam kehidupan kita, sejauh apa kita bisa percaya kepadaNya. Dan satu hal yang harus kita percaya, bahwa tidak aka ada sesuatu yang terjadi di dalam hidup kita tanpa seizin Tuhan. "kalau masalah dan tekanan yang terjadi pada-ku saat ini atas ijin Tuhan, Wah berarti Tuhan sengaja dong mencelakakan aku." yah itulah yang akan dipikirkan oleh orang-orang yang belum benar-benar mengerti tentang kalimat ini. Temen-temen boleh baca kisah Ayub, bagaimana ayub diijinkan Tuhan untuk dicobai oleh iblis. Dan mungkin cobaan itu sampai titik terendahnya ayub saat itu. Tapi temen-temen harus tau bahwa hidup kita berharga bagi Tuhan. Karena Tuhan telah mati untuk kita, dan tidak akan dibiarkan anak-anakNya  dicobai melebihi batas dan kekuatan kita. Tuhan pegang kendali dalam segala sesuatu yang terjadi maka segala sesuatu akan baik-baik saja saat kita mau percaya bahwa Yesus yang pegang kendali atas semuanya (Mazmur 55:23). Coba temen-temen pikirkan ketika temen-temen naik pesawat, kenapa temen-temen tidak merasa takut padahal temen-temen tidak kenal siapa pilotnya siapa pramugarinya. Tetapi dengan rasa aman temen-temen duduk dan menikmati perjalanannya sampai tujuan. Satu kata kuncinya yaitu temen-temen "PERCAYA". Demikian dengan Tuhan Yesus kita. Dia ingin kita percaya saat kita mengalamai rasa takut,khawatir,dll.
Keempat, percaya bahwa bersama Tuhan kita akan aman. Layaknya seorang anak kecil ketika ia sedang ketakutan, maka ia akan mencari keamanan didalam orang tuanya. Yesus sebagai Bapa kita pun demikian. Ia mau kita percaya bahwa Dia sanggup memberikan kita keamanan itu.
Kelima, mengucap syukur dalam segala hal.  Ketika kondisi kita baik-baik saja mungkin dengan mudah kita dapat mengucap syukur kepada Tuhan.  Tetapi jika keadaan kita sedang tidak baik-baik saja mungkin ini adalah hal yang sangat berat untuk kita lakukan.Tuhan terkadang mengijinkan banyak hal terjadi di dalam kehidupan anak-anakNya hanya untuk mendidik kita dan mendewasakan iman percaya kita. Kalau kita percaya bahwa Tuhan yang pegang kendali dan kalau kita percaya bahwa bersama Tuhan kita akan aman. Maka tidak ada alasan untuk kita tidak mengucap syukur kepada Tuhan (1Tesalonika 5:18).
          Percayalah temen-temen jika 5 hal ini ada dalam hidup kita, saat kita mengalamai ketakutan/kegelisahan/khawatir kita akan menemukan ketenangan diDalamnya. Dia buka jalan saat tiada jalan, dengan cara yang ajaib Tuhan sanggup memberikan jalan keluar untuk masalah kita.
Tuhan Memberkati temen-temen....WE ARE THE LIGHT IN THE WORLD

Komentar